Abad Amerika Segera Tamat

Dalam narasi Tn. Trump, AS bukanlah pemimpin tatanan internasional pasca perang. Justru, ia adalah korban utama. Ide ini menggema kuat di antara banyak pemilih Amerika. Itulah kenapa tindakan pertamanya sebagai Presiden adalah menegaskannya kembali. Itulah kenapa dia akan menempuh Amerika Dulu (America First) selama empat tahun ke depan. Tn. Trump sudah memahami sesuatu yang mendalam tentang para pendukungnya dan ketakutan mereka. Janjinya untuk menguntungkan Amerika dengan menonjolkannya kepada setiap orang bukanlah alat retorika belaka.

Amerika Akan Menarik Diri Dari Dunia

Amerika sedang memasuki era kepicikan baru. Mengakhiri abad perdagangan bebas dan menyongsong abad proteksionisme. Lebih dari 60 tahun [kejayaan] militer, bantuan pembangunan, dan diplomasi akan berbalik total. Ini adalah era Presiden Donald J. Trump—era di mana Amerika akan menarik diri dari dunia dan merangkul dirinya sendiri.

Sosiolog Norwegia: Amerika Akan Runtuh Setelah Tahun 2020

Profesor Ilmu Sosial Norwegia, Johan Galtung, memprediksi Amerika Serikat akan runtuh setelah tahun 2020 mendatang, di mana Presiden AS terpilih Donald Trump akan mempercepat proses tersebut. “Saat ini Amerika Serikat telah memasuki tahap yang sangat kritis dengan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS ke-45,” tulis Johan dalam artikel terbitannya di surat kabar The Independent, Inggris. Johan melanjutkan, “Berkuasanya Trump di Gedung Putih akan mempercepat runtuhnya Amerika Serikat. Saya memprediksi AS tidak akan berdiri setelah tahun 2020 karena akan runtuh.”

Delapan Langkah Untuk Menghancurkan Amerika

Amerika sedang diruntuhkan dari dalam. Kepatutan politis, penyensoran, dan imigrasi ilegal sangat beracun. Desember lalu, mantan Gubernur Colorado Richard D. Lamn menyampaikan pidato luar biasa tentang delapan langkah untuk menghancurkan Amerika. Dia bilang tak ada negara yang selamat dari penghancuran zaman. Sungguh mempesona, betapa benar dan akurat langkah-langkah itu. Sedang berlangsung tepat di depan mata kita.

Cara Menghancurkan Amerika Dari Dalam

Ini memperkuat pesan-pesan yang didapat kawula muda Amerika, yang sangat rewel dengan kepopuleran, dari sekolah-sekolah mereka. Sekali mengendalikan Hollywood, musik, dan sekolah, Anda mendapat jalur langsung menuju otak generasi muda Amerika yang suatu hari nanti menjalankan negeri ini. Jadi, apa yang Anda ajarkan pada mereka?

Menikmati Demokrasi tapi Menolak Demokrasi, Adakah Orang Munafik Seperti Itu?

Bahwa kita hidup di alam demokrasi, itu benar adanya. Tetapi apakah kita menikmati demokrasi atau tidak, itu murni pilihan hidup kita. Sebagaimana Rasulullah saw, beliau saat di Makkah hidup di alam jahiliyah, tetapi apakah Rasulullah saw menikmati jahiliyah? Apakah saat para sahabat Rasulullah saw bekerja di Makkah, bisa disebut sebagai penikmat jahiliyah? Apakah saat ada sahabat Nabi yang kaya raya, yaitu Abdur Rahman bin Auf, dapat dianggap sebagai penikmat jahiliyah?

Laporan 16 Badan Intelijen AS: Israel Akan Hilang 10 Tahun Lagi, Semua Yahudi Kembali Diaspora

Badan intelijen Amerika melaporkan jika entitas ‘Israel‘ akan hilang dan warga Yahudi akan kembali ke negeri asal mereka sebelum mereka ke Palestina dengan jumlah sangat besar. Ada setengah juta warga Afrika di Israel akan kembali ke negeri mereka dalam jangka waktu 10 tahun ke depan, demikian pula dengan satu juta warga yahudi Rusia serta jutaan lainnya dari Eropa. Mereka akan kembali ke negerinya masing-masing dan memulai kehidupan yang baru.

Arab Saudi dan al-Qaeda Bersatu di Yaman

Terlepas dari persetujuan hangat resmi Arab Saudi terhadap kesepakatan nuklir Iran, Riyadh sangat cemas dengan implikasi geopolitik perbaikan perlahan hubungan Barat dengan Iran. Terganggu oleh ide bahwa Teheran akan semakin menegaskan pengaruh di dunia Arab dengan memberi dukungan lebih kepada kelompok-kelompok paramiliter dengan dana baru dari pembebasan sanksi, Arab Saudi sedang melenturkan otot-ototnya di Yaman. Memandang pemberontak Houthi sebagai proksi Iran yang berkomitmen mendirikan negara klien untuk Republik Islam Iran di perbatasan selatan Arab Saudi, pejabat Riyadh jelas mencium ancaman lebih besar dari Houthi ketimbang dari milisi Islamis Sunni seperti AQAP.

Tolong Suriah Sekarang, Esok Mungkin Terlambat

Orang-orang berjuang di sini dengan perlawanan penuh karena mereka sadar pembantaian besar menanti mereka jika rezim berhasil meraih kembali kendali wilayah. Mereka yang tidak terbunuh akan ditahan dan disiksa secara biadab. Pilihannya adalah mati dengan melawan rezim agresi rezim fasis atau tewas oleh rezim ini dengan cara terburuk. Orang-orang merinding ketakutan, dan saya sendiri merinding, bila membayangkan rezim ini memerintah kami lagi.

Mengapa Kaum Kiri Harus Mendukung Revolusi Suriah

Seperti kekuatan regional dan internasional lainnya, pemerintah AS turut ambil bagian di Suriah. Ia sedang bermanuver untuk membentuk—dan akhirnya mengekang—Revolusi Suriah. Artinya AS mendukung sebagian faksi di antara pemberontak yang menurutnya paling lunak, tapi tentu tidak semua faksi. Sepanjang pembantaian yang ditimbulkan oleh rezim, AS sangat membatasi dukungannya, terutama dukungan militer.

Pernah Ada Peradaban

Di kala bangsa-bangsa lain khawatir dengan ide, peradaban ini justru tumbuh subur di atasnya, dan mempertahankannya. Di kala sensor mengancam menyapu bersih pengetahuan dari peradaban-peradaban masa lampau, peradaban ini justru melestarikannya, dan mewariskannya kepada yang lain.