Cara Menghancurkan Amerika Dari Dalam

Oleh: John Hawkins
10 September 2016
Sumber: www.townhall.com

Seperti kata Adam Smith, sang bapak besar kapitalisme, ada “banyak kerusakan dalam sebuah bangsa”. Itu benar dua kali lipat bila Anda membicarakan bangsa seperti Amerika, adidaya dunia yang masih tersisa. Bagaimana Anda menghancurkan sebuah negara yang ekonominya kuat, militernya tangguh, dan masyarakatnya berbudi dan bersusila?

Hillary Clinton

Itu pasti proses panjang dan lambat yang bergerak secara halus di banyak front sekaligus. Jika Anda terlalu berani, terlalu cepat, masyarakat akan menangkap apa yang sedang Anda perbuat dan bahkan banyak pendukung berat Anda akan terpaksa menjauh…well, setidaknya sampai Anda turun sedikit di lereng yang licin.

Pertama-tama, seperti dikatakan provokator konservatif Andrew Breitbart, “Politik menghilir dari budaya.” Jika ingin mengubah masyarakat menjadi buruk, Anda harus mulai dengan menggerogoti nilai-nilai mereka. Ini terjadi dengan mengambilalih lembaga-lembaga mereka secara pelan tapi pasti. Kendalikan Hollywood dan industri musik, maka Anda bisa menggambarkan kewajiban, kehormatan, dan karakter sebagai konsep kuno yang tak lagi penting. Anda juga bisa melukiskan orang-orang Amerika tersukses sebagai penjahat, tentara sebagai robot kebas akal, dan orang Kristen mulia sebagai munafik yang ingin merusak kesenangan setiap orang.

Yang lebih penting, sekali para aktor dan musisi ada di pihak Anda, praktis Anda punya cara tak terbatas untuk membentuk budaya menjadi buruk. Anda bisa promosikan penggunaan narkoba dan perzinaan campur-aduk. Anda bisa dorong kaum pria jadi feminim dan kaum wanita jadi maskulin. Yang terpenting, Anda bisa gambarkan lawan-lawan Anda, yang ingin menyelamatkan hal-hal luhur tentang Amerika, sebagai orang ketinggalan zaman.

Ini memperkuat pesan-pesan yang didapat kawula muda Amerika, yang sangat rewel dengan kepopuleran, dari sekolah-sekolah mereka. Sekali mengendalikan Hollywood, musik, dan sekolah, Anda mendapat jalur langsung menuju otak generasi muda Amerika yang suatu hari nanti menjalankan negeri ini. Jadi, apa yang Anda ajarkan pada mereka? Paling bagus adalah jika Anda bisa berlepas diri dari mengajari mereka membaca, menulis, berhitung, dan sejarah, tapi itu belum memungkinkan, selain di beberapa sekolah dalam kota (inner city school) (lihat Detroit untuk contoh sempurna). Jadi, apa yang Anda lakukan sementara ini adalah mendistorsi sejarah mereka. Jangan ajari mereka nuansa Konstitusi; ajari mereka cacat-cacat para pembuatnya. Jelek-jelekkan kapitalisme dan agama Kristen. Cari segala kesempatan untuk beralih dari memberi anak-anak fakta keras ke mengumpani otak mereka dengan kebhinnekaan dan sikap baik kepada orang lain, alih-alih mempunyai standar moral. Dengan cukup kerja keras, Anda bisa ubah mereka menjadi orang lemah bodoh yang butuh “ruang aman” dan peringatan tentang “kata-kata pemicu” supaya itu melekat seharian di lingkungan universitas yang dimanjakan.

Setelah mengerjakan sihir ini pada khalayak, Anda bisa mulai mengambil langkah di sektor politik. Yang pertama adalah mempromosikan hakim-hakim yang yakin pada “Konstitusi hidup”, yang secara fungsional sama dengan tak punya Konstitusi sama sekali. Ini memungkinkan para hakim arogan untuk mengesampingkan masyarakat demi memberlakukan kebijakan konyol, tapi yang lebih penting, itu memungkinkan ekspansi pemerintahan tanpa batas. Semakin besar pemerintahannya, semakin tak mampu ia mengerjakan APAPUN DENGAN BAIK kendati biayanya membengkak. Sekali Anda punya pemerintahan yang secara umum dianggap tak kompeten meski membelanjakan begitu banyak uang sampai membahayakan masa depan negara, maka negara Anda berada di atas jalan menuju kehancuran.

Kunci agar ia tetap di jalan tersebut adalah merebut partai politik yang konsisten menarik sifat terburuk masyarakat. Anda perlu partai yang berkomitmen mengarahkan kulit hitam Amerika melawan kulit putih, wanita melawan pria, gay melawan normal. Anda perlu partai yang berkomitmen menghadiahkan kemiskinan, membawa masuk imigran gembel tak berpendidikan dalam jumlah tak terbatas dan membela serikat-serikat yang membuat sistem sekolah negeri Amerika jadi medioker. Partai politik yang berjanji merampok Petrus untuk membayar Paulus, akan membangun basis penerima besar dan korup, yang bersedia mendukungnya demi jatah keuntungan haram. Belum pernah ada negara yang mendapat manfaat dari golongan benalu besar dan terus tumbuh, yang mengisap warga paling produktif. Bahkan negara sekaya Amerika takkan sanggup memikulnya untuk waktu lama.

Pengikat semua ini adalah media korup yang dapat mengendalikan berita yang dilihat dan disoroti masyarakat. Media yang sudi berdusta demi memfitnah orang-orang yang berusaha menyelamatkan negara memang berguna, tapi tidak esensial. Anda cuma perlu memfokuskan masyarakat pada hal-hal sepele, para selebritis, dan aib orang-orang yang bermaksud baik, sementara kejahatan besar golongan paling korup diabaikan atau dianggap sepele. Ketika masyarakat terobsesi dengan tetek-bengek, sementara negara berantakan, berarti media sudah melakukan tugasnya dengan baik.

Setelah sistem berkaitan semacam ini terbangun, peluang penghancuran negara akan besar, sebab sebagaimana Machiavelli tulis, “Dan apa yang dokter katakan tentang penyakit dapat diterapkan di sini: mulanya sebuah penyakit mudah diobati tapi sulit didiagnosa; tapi seiring waktu berlalu, karena tidak ditangani atau dikenali di awal, itu jadi mudah didiagnosa tapi sulit diobati. Hal yang sama berlaku dalam urusan negara. Dengan mengenali sejak jauh hari penyakit-penyakit yang menyebar di dalam negara (bakat yang hanya dianugerahkan kepada penguasa bijak), mereka dapat diobati cepat-cepat; tapi bilamana mereka tidak dikenali dan dibiarkan tumbuh hingga setiap orang mengenalinya, takkan ada lagi obat.”

Sekali sistem ini menjadi otomatis, berhubung pemuda Amerika tak lagi diajari apa yang menjadikan bangsa mereka sukses, terobsesi dengan perasaan, percaya bahwa karakter tidaklah penting, dan turut berkongsi dalam gagasan destruktif yang mereka lihat dan dengar setiap hari di layar lebar, radio, dan suratkabar, maka penyakit yang merundung Amerika akan sangat parah sampai tak mungkin diobati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s