Kemunculan Peradaban di Lembah Indus dan Kenaikan Hinduisme dan Buddhisme

Koeksistensi damai antara beranekaragam kelompok etnis, agama, dan bahasa telah menjadi ciri khas budaya-budaya Asia Selatan secara historis. Atas alasan ini, banyak pihak menyebut kawasan tersebut sebagai “mangkok salad” budaya: gado-gado suku, keyakinan, dan perilaku yang berlainan.

Advertisements

Musim Semi Rusiafobia

Berakar dari Permainan Besar spionase dan intrik antara para perwira rendah Victoria dan bangsa Cossack-nya Tsar di Asia Tengah, antipati sistemik terhadap Rusia seperti ini hanya tertancap kuat di Amerika sejak ia mengemban jubah imperial Britania di permulaan Perang Dingin.

Geopolitik Jihad: Gerakan Militan di Asia Selatan-Tengah dan Keamanan Regional

Retakan geopolitik dalam yang telah menjadi pendorong konlik di Asia Selatan-Tengah masih membentuk dinamika organisasi militan. Ini tak hanya membentuk kemampuan operasional kelompok militan, jaringan mereka, serta apa dan siapa yang mereka pilih untuk diperangi, tapi juga kemungkinan besar memperlunak respon negara-negara di kawasan terhadap ancaman yang ditimbulkan organisasi-organisasi tersebut.

Dari Jalur Sutra Hingga Chevron – Geopolitik Pipa Minyak di Asia Tengah

Minyak dan gas Asia Tengah secara historis mengalir lewat pipa Rusia. Tentu saja, dengan mempertahankan susunan ini Rusia juga akan menerima bea transit lumayan besar serta memperoleh lebih banyak minyak dan gas untuk mengamankan pengaruh luas dalam politik internasional. China mengajukan membangun pipa sepanjang sekitar 3000 km dari ladang-ladang minyak Kaspia melintasi Kazakhstan lalu ke China untuk memasok perekonomiannya yang sedang tumbuh. Iran akan memompa minyak dan gas ke selatan, ke jaringannya yang sudah ada, yang akan mendorong upayanya untuk mendapatkan kedudukan sebagai pemimpin regional di Timur Tengah. AS, yang berupaya mempertahankan kedudukannya sebagai adidaya tunggal dunia, tapi tak memiliki akses geografis langsung ke kawasan tersebut, ingin minyak dan gas mencapai pasar terbuka tanpa jatuh ke tangan Rusia, China, atau Iran.

Afghanistan – Patahan Geopolitik

Apakah Afghanistan bagian dari Timur Tengah, sebagaimana dinyatakan oleh sistem klasifikasi Digital Library kami, atau mestikah kita menaruhnya di Asia Selatan atau bahkan Asia Tengah? Well, menurut pakar Afghanistan, Kristian Berg Harpviken, direktur Peace Research Institute Oslo (PRIO), jawabannya “bukan ketiganya”.

Dari Baghdad Sampai Bishkek, Waktu Kekhalifahan Telah Tiba

Muslim mendasarkan identitasnya pertama-tama dan terutama kepada Islam, dan, Islam sebagai agama universal, mereka tentu saja akan mengatasi nasionalisme kafir dan bekerjasama untuk merealisasikan negara ideal, berbasis program Al-Qur’an yang rinci dan luar biasa ketat. Konsep dasar nasionalisme adalah konsep barat dan menjadi kekuatan politik utama baru-baru ini saja, dengan kemenangan kapitalisme dan kenaikan sekulerisme di abad 19. Ia mencapai bentuk paling jahatnya di Nazi Jerman dan hari ini di Israel. Ia harus dibuang demi kesatuan semua Muslim, menolak rezim-rezim nasionalis yang disponsori oleh imperialisme – dahulu Inggris dan kini Amerika – untuk membuat Muslim tetap terpecah.