Sosiolog Norwegia: Amerika Akan Runtuh Setelah Tahun 2020

Profesor Ilmu Sosial Norwegia, Johan Galtung, memprediksi Amerika Serikat akan runtuh setelah tahun 2020 mendatang, di mana Presiden AS terpilih Donald Trump akan mempercepat proses tersebut. “Saat ini Amerika Serikat telah memasuki tahap yang sangat kritis dengan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS ke-45,” tulis Johan dalam artikel terbitannya di surat kabar The Independent, Inggris. Johan melanjutkan, “Berkuasanya Trump di Gedung Putih akan mempercepat runtuhnya Amerika Serikat. Saya memprediksi AS tidak akan berdiri setelah tahun 2020 karena akan runtuh.”

Mengapa Mereka Benci Rusia

Berurusan dengan negara eksotis seperti Rusia, yang terpisah dari Barat berdasarkan geografi uniknya, sejarahnya, agamanya, dan sistem politiknya, Barat memegang sikap munafik dan tidak demokratis yang sudah terinternalisasi, yang diisyaratkan oleh peribahasa “quod licet Iovi, non licet bovi” (yang dibolehkan untuk Yupiter, tidak dibolehkan untuk lembu). Lebih jauh, sebagai pendatang terakhir di peradaban Barat, orang-orang Rusia sendiri sepertinya menerima sikap tak sehat ini tanpa menegurnya.

Dari Baghdad Sampai Bishkek, Waktu Kekhalifahan Telah Tiba

Muslim mendasarkan identitasnya pertama-tama dan terutama kepada Islam, dan, Islam sebagai agama universal, mereka tentu saja akan mengatasi nasionalisme kafir dan bekerjasama untuk merealisasikan negara ideal, berbasis program Al-Qur’an yang rinci dan luar biasa ketat. Konsep dasar nasionalisme adalah konsep barat dan menjadi kekuatan politik utama baru-baru ini saja, dengan kemenangan kapitalisme dan kenaikan sekulerisme di abad 19. Ia mencapai bentuk paling jahatnya di Nazi Jerman dan hari ini di Israel. Ia harus dibuang demi kesatuan semua Muslim, menolak rezim-rezim nasionalis yang disponsori oleh imperialisme – dahulu Inggris dan kini Amerika – untuk membuat Muslim tetap terpecah.