Mengapa Kaum Kiri Harus Mendukung Revolusi Suriah

Seperti kekuatan regional dan internasional lainnya, pemerintah AS turut ambil bagian di Suriah. Ia sedang bermanuver untuk membentuk—dan akhirnya mengekang—Revolusi Suriah. Artinya AS mendukung sebagian faksi di antara pemberontak yang menurutnya paling lunak, tapi tentu tidak semua faksi. Sepanjang pembantaian yang ditimbulkan oleh rezim, AS sangat membatasi dukungannya, terutama dukungan militer.

Konflik Georgia yang Pahit

Georgia berada di garis depan “perang dingin” demokrasi barat yang baru. Semua bekas negara-negara satelit Soviet dalam Pakta Warsawa kini menjadi anggota NATO. Tiga republik bekas Uni Soviet (Latvia, Lithuania, dan Estonia) sudah bergabung dengan NATO—dan tiga lagi (Ukraina, Georgia, dan Azerbaijan) ingin sekali bergabung; Ukraina sudah dijanjikan keanggotaan. Georgia mengawali perjalanan menuju keanggotaan Desember lalu.

Negara Zionis-Israel Segera Hancur

Tak pernah dinyana ternyata generasi Israel kini tak punya rasa nasionalisme terhadap negaranya. Jika generasi pertama Israel, yang merupakan generasi pendiri negara Israel sangat getol dan semangat tinggi mempertahankan negaranya dari berbagai ancaman, maka generasi yang kini sedang tumbuh di Israel, sangat a-nasionalis. Generasi baru zionis lebih memilih melarikan diri ke Jerman.

Kebangkitan Islam dan Negara-negara Kawasan

Bahkan, gerakan kebangkitan Islam tidak bisa hanya dihubungkan dengan pemikiran para pionir aktivis yang terorganisir an sich, melainkan harus pula melihat kecenderungan-kecenderungan pemikiran yang lain. Fenomena sosial yang luas dan kesadaran membaja untuk memisahkan diri dari gaya hidup Eropa dan kembali ke pangkuan Islam telah mendorong umat untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam realitas kehidupan.

Nasionalisme, Disintegrasi Eropa, dan Kesatuan Muslim

Uni Eropa, eksperimen raksasa dalam teknik sosial dan ekonomi, merupakan kegagalan monumental dan akan segera mengalami nasib akhirnya. Negara bangsa menang atas uni, keadaan yang harus diterima dalam kosakata rakyat Eropa. Eksperimen UE merupakan upaya berani beberapa negara Eropa untuk mengakhiri keterpecahan dan peperangan yang berlangsung berabad-abad. Tapi setelah 40 tahun mencoba menciptakan sebuah negara pasca-modern, UE telah berdisintegrasi menjadi sekumpulan negara pra-modern (negara bangsa), di mana negara-negara kuat seperti Inggris, Prancis, dan Jerman bercekcok soal masa depan Eropa. Ini adalah hasil yang sudah diprediksikan.

Dari Baghdad Sampai Bishkek, Waktu Kekhalifahan Telah Tiba

Muslim mendasarkan identitasnya pertama-tama dan terutama kepada Islam, dan, Islam sebagai agama universal, mereka tentu saja akan mengatasi nasionalisme kafir dan bekerjasama untuk merealisasikan negara ideal, berbasis program Al-Qur’an yang rinci dan luar biasa ketat. Konsep dasar nasionalisme adalah konsep barat dan menjadi kekuatan politik utama baru-baru ini saja, dengan kemenangan kapitalisme dan kenaikan sekulerisme di abad 19. Ia mencapai bentuk paling jahatnya di Nazi Jerman dan hari ini di Israel. Ia harus dibuang demi kesatuan semua Muslim, menolak rezim-rezim nasionalis yang disponsori oleh imperialisme – dahulu Inggris dan kini Amerika – untuk membuat Muslim tetap terpecah.