Kebungkaman Umat Hindu dan Kenaikan Negara Hindu

Di Goa yang sejuk-segar, dari 14 s/d 15 Juni, 150 organisasi Hindu (saya tidak tahu ada sebanyak itu, tapi begitulah klaim mereka) akan bertemu untuk membahas bagaimana cita-cita bersama mereka dapat dicapai—menciptakan rashtra Hindu, negara Hindu, pada 2023. Artinya enam tahun lagi.

Advertisements

Brexit – Kenapa UE Sedang Runtuh Tapi India “Hindu” Tetap Utuh?

Kenapa UE gagal bukan kepalang? Negara-negara UE jauh lebih maju secara ekonomi dibanding India. Terdapat undang-undang lebih luas yang melindungi buruh, orang sakit, orang cacat, tunawisma, dan orang rentan. Mobilitas sosial lebih tinggi. Manusia dan barang bergerak bebas. Kawasannya menarik untuk investasi. Tapi seluruh proyek ini sedang menjadi pertunjukan anomali selingan. Sementara India terus maju.

Menikmati Demokrasi tapi Menolak Demokrasi, Adakah Orang Munafik Seperti Itu?

Bahwa kita hidup di alam demokrasi, itu benar adanya. Tetapi apakah kita menikmati demokrasi atau tidak, itu murni pilihan hidup kita. Sebagaimana Rasulullah saw, beliau saat di Makkah hidup di alam jahiliyah, tetapi apakah Rasulullah saw menikmati jahiliyah? Apakah saat para sahabat Rasulullah saw bekerja di Makkah, bisa disebut sebagai penikmat jahiliyah? Apakah saat ada sahabat Nabi yang kaya raya, yaitu Abdur Rahman bin Auf, dapat dianggap sebagai penikmat jahiliyah?