Menikmati Demokrasi tapi Menolak Demokrasi, Adakah Orang Munafik Seperti Itu?

Bahwa kita hidup di alam demokrasi, itu benar adanya. Tetapi apakah kita menikmati demokrasi atau tidak, itu murni pilihan hidup kita. Sebagaimana Rasulullah saw, beliau saat di Makkah hidup di alam jahiliyah, tetapi apakah Rasulullah saw menikmati jahiliyah? Apakah saat para sahabat Rasulullah saw bekerja di Makkah, bisa disebut sebagai penikmat jahiliyah? Apakah saat ada sahabat Nabi yang kaya raya, yaitu Abdur Rahman bin Auf, dapat dianggap sebagai penikmat jahiliyah?

Advertisements

Hongkong Mantap Jadi Pusat Keuangan Syariah

Pemerintah Hongkong meyakini dengan menjadi pusat keuangan syariah khususnya instrumen pasar modal dan investasi akan semakin membuat penawaran layanan keuangan Hongkong semakin beragam. Hongkong adalah pusat keuangan terbesar ketiga di dunia setelah New York dan London. Saat ini Hongkong pun melihat dirinya sebagai pintu masuk keuangan syariah bagi China daratan, Taiwan, Korea, Vietnam, Laos, dan Kamboja. Gubernur Bank Negara Malaysia, Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz, pun menyambut baik kerjasama dengan Hongkong.

APBN Khilafah

Bagaimana dengan konsep penyusunan APBN di negara Khilafah? Tentu prinsip dasar dan kaidah-kaidah penyusunan sangat berbeda dengan prinsip penyusunan APBN dalam ekonomi konvensional. Perbedaan prinsip yang paling mendasar antara APBN konvensional dan APBN Khilafah adalah menyangkut sumber-sumber utama pendapatannya maupun alokasi pembelanjaannya. Sumber-sumber penerimaaan negara Khilafah, yang lebih dikenal denagan sebutan Kas Baitul Mal, sama sekali tidak mengandalkan dari sektor pajak. Bahkan negara sedapat mungkin tidak memungut pajak dari rakyatnya.

Kenya Tertarik Kembangkan Asuransi Syariah

Kenya berencana mengembangkan bisnis asuransi syariah yang selama ini didominasi konvensional. Regulator asuransi atau insurance regulatory authority (IRA) di negara tersebut mengaku, permintaan layanan syariah yang tajam pada bisnis asuransi 10 tahun terakhir membuat pihaknya tak bisa mengelak lagi untuk memulai industri di negara Afrika itu.

Bank Jepang Ajukan Izin Syariah

Mizuho Financial Group Inc, bank terbesar ketiga di Jepang, mengaku tengah meminta izin Pemerintah Malaysia untuk membangun layanan syariah di negeri jiran itu. Chief Executive Officer (CEO) dan Direktur Perencanaan Mizuho Financial Hiroyuki Yoshinari menuturkan, langkah ini dilakukan seiring pembukaan cabang Mizuho Malaysia, beberapa waktu lalu.

Luksemburg Berpotensi Jadi Pusat Syariah

Pricewater Cooper (PWC) Luksemburg dalam suatu laporannya mengatakan, keuangan syariah adalah ceruk bisnis penting bagi negara dengan luas 2.586 kilometer persegi ini. Pasalnya, ada sekitar 16 sukuk saat ini terdaftar di Bursa Efek Luksemburg. Sebagai contoh, sukuk Petronas senilai 1,5 miliar dolar AS yang diterbitkan pada Agustus 2009 terdaftar di Luksemburg. Selain itu juga terdapat 31 dana investasi syariah, terutama ekuitas global dan dana real estate yang terdaftar di negara yang tak memiliki wilayah laut ini.

Aston Buka Pusat Keuangan Syariah

Pusat keuangan syariah ini diberi nama sesuai dengan nama Chief Executive Officer Surgi-Tech, El Shaarani Centre. Mereka akan mengembangkan kualifikasi keuangan Islam pada 2010, seperti program S1, S2, program doktor, dan eksekutif. El Shaarani Centre juga menyediakan layanan konsultasi bagi pemerintah dan sektor komersial.

Centennial College Merintis Pendidikan Keuangan Syariah di Kanada

Dengan penawaran kelas keuangan syariah, Centennial College pun menjadi lembaga pendidikan pertama di Kanada yang membuka program tersebut. “Kami membuka kelas untuk menjawab kebutuhan pelatihan di industri ini karena salah satu pasar yang tumbuh pesat di Kanada adalah komunitas bisnis Islam di Toronto dan Vancouver,” kata Harris, sebagaimana dikutip Globeinvestor, Jumat (12/2). Meningkatnya minat masyarakat dunia terhadap industri keuangan Islam, lanjut Harris, juga karena didorong oleh meningkatnya jumlah dana di kawasan Teluk.