Tentang Kami

“…Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku…” (QS Al-Maa’idah [5]: 3)

“Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.” (QS At-Taubah [9]: 33)

“Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci. Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama meskipun orang musyrik benci.” (QS Ash-Shaff [61]: 8-9)

“Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah…” (QS Ali ‘Imran [3]: 110)

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS Ali ‘Imran [3]: 139)

“…dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.” (QS An-Nisaa’ [4]: 141)

“Ataukah ada bagi mereka bahagian dari kerajaan (kekuasaan)? Kendatipun ada, mereka tidak akan memberikan sedikitpun (kebajikan) kepada manusia.” (QS An-Nisaa’ [4]: 53)

“Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan, padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka.” (QS Al-Buruuj [85]: 19-20)

“Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dia-lah Yang Maha cepat hisab-Nya.” (QS Ar-Ra’d [13]: 41)

“Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu sedang hati mereka berpecah-belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengerti.” (QS Al-Hasyr [59]: 14)

“Mereka sekali-kali tidak akan dapat membuat mudharat kepada kamu, selain dari gangguan-gangguan celaan saja, dan jika mereka berperang dengan kamu, pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah). Kemudian mereka tidak mendapat pertolongan.” (QS Ali ‘Imran [3]: 111)

“…Dan Al-Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan di muka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.” (QS Al-Maa’idah [5]: 64)

“Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim.” (QS Ali ‘Imran [3]: 151)

One thought on “Tentang Kami

  1. Sewajarnya orang-orang kafir yang menguatkan hatinya untuk memerangi ALLAH dan Rasul-Nya, menyadari bahwa ALLAH menciptakan yang haq dan yang batil bukanlah tanpa Ilmu. Jika kekafiran mereka tak mampu membuat mereka menyadari mengapa ALLAH menurunkan Islam dan pembelanya, tak ada alasan bagi mereka setetespun untuk tetap dalam kekafiran.

    Ada hal-hal yang tak bisa dikatakan dalam hikmah, setinggi apapun derajatnya, yang hak itu hanya ALLAH sendirilah yang berhak menerangkannya. Tentu saja kami mengatakan ini bukan sekedar retorika, karena kami memperhatikan bagaimana sikap Wali ALLAH dan Mujahid ALLAH. Itu terletak pada diri sendiri, bukan main-main, ini mengenai sifat dan watak akhlak manusia.

    Menurut kami, kalian beruntung, mendapat lawan yang tak akan ambruk sedetikpun. Seharusnya kalian, berkaca! Apakah dengan modal seperti itu kalian tidak memiliki kehormatan untuk merasa mampu melawan kaum Muslimin. Kami mengingatkan bahwa peperangan, bagi kalian, di hadapan ALLAH adalah kesungguhan kalian menentang-Nya.

    Tapi yang harus diperhatikan adalah di mana jiwa kita saat memerangi mereka. Seharusnya jiwa kita memenuhi aliran sedih, marah, jengkel, semangat, di dalam sikap tubuh peperangan.

Comments are closed.